Bikin Lahap dan Ibadah Maksimal, Jemaah Antusias Beras Indonesia Bisa Diekspor ke Tanah Suci
- Redaksi
- Selasa, 03 Maret 2026 21:48
- 51 Lihat
- Nasional
Jakarta, Media Budaya Indonesia.Com - Indonesia untuk pertama kali akan ekspor beras ke Arab Saudi sebesar 2.280 ton. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi kebutuhan para jemaah haji dan umrah di Tanah Suci.
Rencana ekspor beras premium Indonesia ke Arab Saudi disambut hangat para jemaah.
Rusdi, jemaah umrah asal Bekasi, mengaku sangat mendukung rencana tersebut. Ia bahkan membayangkan suasana makan yang lebih akrab jika nasi yang tersaji adalah beras dari Tanah Air.
“Sangat setuju. Nasinya lebih enak, makannya lebih nafsu. Sudah biasa,” ujar Rusdi sambil tersenyum, ditulis Selasa (3/3).
Menurutnya, rasa nasi memang berpengaruh pada selera makan. Di tengah padatnya aktivitas ibadah, asupan yang cocok di lidah menjadi hal penting untuk menjaga stamina.
Senada dengan Rusdi, jemaah lainnya juga menyampaikan dukungan. Ia menilai kehadiran beras Indonesia di Arab Saudi akan membantu jemaah menyesuaikan selera makan.
“Cukup bagus sekali, karena bisa menyesuaikan selera jemaah haji dan umrah di Tanah Suci ini. Jadi dengan adanya beras kita yang beredar di sini, otomatis masyarakat tidak akan canggung lagi. Tidak akan merasa kurang lagi,” tuturnya.
Ia menambahkan, soal makanan bukan perkara sepele. “Kalau memang beras kita ada di sini nanti, makannya bisa lahap, tenaga bisa kuat, ibadah bisa maksimal,” katanya.
Jemaah lainnya pun mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, tidak sedikit jemaah yang merasa kurang cocok dengan karakter beras yang tersedia saat ini.
“Saya lebih setuju juga. Supaya orang Indonesia bisa makan, bisa merasakan nasi Indonesia juga. Soalnya kadang jemaah itu ada yang bilang tidak cocok dengan beras yang ada di sini,” ujarnya.
Spesifikasi Beras Kualitas Premium:
Sebagaimana diketahui, BULOG memastikan kesiapan pengiriman perdana sebanyak 2.280 ton beras premium untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji Indonesia pada 2026.
Pengiriman direncanakan berlangsung dalam dua tahap dengan dukungan dua kapal, guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat waktu.
Beras yang akan dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar dari panen petani Indonesia yang diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi.
Produk tersebut memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta mengantongi sertifikasi halal.
Rencana ekspor beras premium oleh BULOG ini pun dinilai bukan hanya langkah strategis dalam memperluas pasar, tetapi juga bentuk perhatian terhadap kenyamanan jemaah Indonesia di Tanah Suci.
(***)